Universitas Gunadarma

Universitas Gunadarma

Senin, 21 Desember 2009

Sistem Informasi Berbasis Komputer




Sistem Informasi Berbasis Komputer

Sistem informasi berbasis komputer adalah sisstem yang dirancang dengan mengunakan teknologi komputer. Sistem informasi komputer yang biasa digunakan adalah Sistem Informasi Akuntansi(SIA), Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Pendukung Keputusan dan Otomatisasi Kantor

Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi melakukan pengolahan data. Pengolahan data adalah manipulasi atau transpormasi simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.Tugas pengolahan data perusahaan yang oleh SIA adalah mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan perusahaan, mengubah data tersebut menjadi informasi, serta menyediakan informasi bagi pemakai di dalam maupun luar perusahaan. SIA melakukan empat tugas dasar pengolahan data; pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, dan penyiapan dokumen.

Karakteristik Sistem Informasi Akuntansi

* Melaksanakan tugas yang diperlukan

* Berpegang pada prosedur yang relatif stansar

* Menangani data yang rinci

* Berfokus historis

* Menyediakan informasi pemecahan masalah yang minimalisir

Penjelasan Gambar

Elemen-elemen lingkungan dari sistem distribusi mencangkup pelanggan, pemasok, gudang dan manajemen. Arus data yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggan mirip dengan perusahaan dengan pemasok. Pesanan yang diterima perusahaan dari pelanggannya umumnya disebut pesanan penjualan, sedangkan pesanan yang dibuat perusahaan kepada pemasoknya disebut pesanan pembelian. Kadang-kadang perusahaan akan meneriama dahulu komitmen lisan dari pemasoknya sebelum pasanan pembelian disiapkan. Perusahaan sering harus mengirim nota penolakan pesanan penjualan kepada para pelanggannya karena tingkat kredit yang buruk.Walau pemasok juga mengirimkan nota penolakan pesanan pembelian kepada perusahaan, arus tersebut ditiadakan demi kenudahan. Baik perusahaan atau pemasok menggunakan faktur untuk mengingatkan pelanggan jumlah hutang mereka, dan pernyataan untuk mengumpulkan tagihan –tagihan yang belum dibayar untuk pembelian mereka.

Peran Sistem Informasi Akuntansi dalam Pemecahan Masalah.

SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi stardar. Laporan ini sangat berharga dalam area keuangan dan tingkat manajemen puncak.SIA Menyediakan Database yang kaya yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah. Database menyediakan banyak input bagi subsistem CBIS lain, terutama Sistem Informasi Manajemen dan DSS.

Pengolahan data merupakan dasar bagi sistem-sistem pemecahan masalah lain. Langkah pertama dalam menyediakan dukungan komputer bagi pemacahan masalah untuk manajer adalah dengan menerapkan SIA yang baik.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen adalah salah satu dari lima subsistem utama CBIS. Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. Subunit dapat didasarkan pasa area fungsional atau tingkatan manajemen. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika. Laporan atau output ini dapat disediakan dalam bentuk table atau grafik.

Definisi SIM

Sistem Informasi Manajemen didefinisikan sebagai suatu system berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yag serupa. Para pemakai biasanya mebentuk suatu entitas organisasi formal-perusahaan atau subunit di bawahnya. Output Informasi digunakan oleh manajer maupun nonmanager dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Konsep Subsistem Informasi Organisasi

Ketika perusahaan semakin mahir dalam menerapkan rancangan SIM yang mencakup seluruh perusahaan, manajer di area-area tertentu mulai menerapkan konsep yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sistem-sitem informasi fungsional ini, atau subset-subset SIM yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pamakai atas informasi mengenai area-area fungsioanal, mendapatkan publikasi luas di beberapa area dan sedikit di area lain. Pemasaran merupakan area pertama yang menerima pemikiran sitem informasi fungsional.

Area manufaktur juga menerima pengolahan computer dan menerapkan teknologi itu baik sebagai sisitem informasi konseptual maupun sebagai komponen dalam system manufaktur. Teknologi seperti robot pabrik dan system ban berjalan yang dikendalikan computer merupakan salah satu contoh bagaimana proses manufaktur fisik telah dikomputerisasi. Suatu area fungsional yang mengadopsi sebutansistem informasi adalah sumber daya manusia, dan inilah area yang paling banyak mendapat perhatian. Istilah system informasi sumber daya manusia

(human resources informasi system-HRIS) dan system menajemen sumber dara manusia (human resources manajement system- HRMS) sudah umum.

Yang sedang mendapat perhatian adalah system informasi yang ditunjukan pada tingkat manajemen, yaitu tingkat manajemen informasi eksekutif ( excecutive information sytem ). CIO dan para manajer jasa informasi selama bertahun- tahun, tetapi belum memformalkan penggunaannya dalam bentuk suatu system informasi.


Gambar 1.1 memperlihatkan memperlihatkan subdivisi SIM menjadi subsistem-subsistem organisasi. Walaupun dalam gambar tersebut terdapat garis pemisah, namun secara fisik tidak ada yang memisahkan mereka, Sebagian database yang digunakan oleh satu subsistem organisasi dapat jua digunakan oleh organisasi lain, dan banyak yang berbagi perangkat lunak, Sistem infiormasi organisasi merupakan uatu cara untuk berfikir logis, bukan fisik, tentang SIM.

Sistem informasi berbasis computer yang popular digunakan adalah Enterprise Resource System (ERP) menjelaskan cara enterprise information system yang dikembangkan.

Pembuatan Model Matematika

Salah satu bentuk SIM adalah model matematika. Model adalan penyederhanaan dari sesuatu model yang menggambarkan fenomena suatu objek atau suatu kegiatan. Fenomena itu disebut dengan entitas. Jika model menggambarkan suatu perusahaan, perusahaan itu adalah entitasnya. Jika model menggambarkan fluktuasi volume penjualan perusahaan , volume penjualan adalah entitasnya.

Ada empat jenis model matematika yaitu fisik, narasi, grafik dan matematiaka. Yang pertama, model fisik adalah model yang berwujud tiga dimensi, biasanyanya lebih kecil dari entitasnya. Contoh adalah model tanah liat dari suatu mobil baru yang dibuat oleh perancangnya. Penjelasan tertulis atau lisan dari suatu model disebut narasi. Karea itu, model narasi tidak diragukan lagi merupakan model yang paling popular digunakan dalam bisnis. Model grafik merupakan suatu diagram, umumnya dua dimensi. Grafik dan bagan adalah contohnya. Akhirnya rumus matematika adalah model matematika. Simbol-simbol berfungsi menjelaskan fenomena tertentu.Model matematika merupakan jenis yang berperan sangat peting dalam SIM.

Simulation

Tindakan menggunakan model disebut simulasi. Simulasi terjadi dalam suatu pengaturan yang dijelaskan oleh elemen-elemen data skenario.

Skenario Model

Istilah Skenario digunakan untuk menjelaskankondisi yang mempengaruhi model.Model dapat dirancang sehingga elemen-elemen data scenario merupakan variabel.\

Contoh pembuatan Model

· Input Model

· Output Model

SIM dan Pemecahan Masalah

SIM dan subsistem-subsistem organisasi berkonstribusi pada pemecahan masalah dalam dua dasar :

· Sumber Daya Informasi Seorganisasi. SIM adalah suatu usaha seorganisasi untuk mrrnyediakan informasi pemecahan masalah. Sistem tersebut merupakan suatu komitmen menentukan tingkat pencapaian di area lain-DSS, kantor visual dan sistem berbasis pengetahuan.

· Identifikasi dan Pemahaman Masalah. Ide utama di balik SIM adalah menjaga afar pasokan informasi terus mengalir ke manager. Manager menggunakan SIM adalah terutama untuk menandai masalah atau mendekati masalah, kemudian memahaminya dengan menentukan lokasi dan penyebabnya.

Kelemahan dari SIM adalah tidak terarahnya pada kebutuhan khusus dari pemecahan masalah perorangan. Sering sekali SIM tidak menyediakan secara tepat informasi yang diperlukan untuk memecahkan masalah setelah masalah itu diidentifikasikan dan diketahui. Konsep sisitem pendukung keputusan diciptakan sebagai respons atas kebutuhan tersebut, dan kita akan mengalihkan perhatian kita pada sussistem CBIS.

Sistem Pengambilan Keputusan

Keputusan keptusan dibuat untuk memecahkan masalah. Dalam usaha memecahkan masalah, pemecah masalah mungkin membuat banyak keputusan. Keputusan merupakan rangkaian merangkai tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif, atau untuk memanfaatkan kesempatan. Jenis-jenis masalah menurut Herbert A. Simon adalah masalah yang bersifat rutin atau terprogram dan masalah baru yang biasa disebut masalah tak terprogram.

Tahap- tahap pengambilan keputusan menurut Simon:

· Kegiatan Intelijen : Mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki.

· Kegiatan Merancang : Menemukan, mengembangkan dan menganalisis verbagai alternative yang mungkin.

· Kegiatan Memilih : Memilih salah satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa ayang tersedia.

· Kegiatan Menelaah : Menilai pilihan-pilihan yang lalu.

DSS ( Decision Support System )

Salah satu perintis DSS Peter G.W Keen bekerja sama dengan Scott Morton mendefinisikan tiga tujuan DSS adalah

· Membantu manager membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur

· Mendukung penilaian manager bukan menggantikannya.

· Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manager daripada efisiensinya.

Tujuan - tujuan ini berhubungan dengan tiga prinsip dasar DSS, yaitu

- Stuktur Masalah

- Dukungan Keputusan

- Efektivitas keputusan

Model DSS

DSS dapat mengunakan konsep database, database digunakan oleh tiga subsistem yaitu perangkat lunak penulis laporan, model matematika dan groupware. Fokus Utama konsep DSS adalah komputer harus digunakan untuk memacahkan masalah

Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan ( Arificial Intelligent) adalah kegiatan memeberikan pada mesin seperti komputer, kemempuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap cerdas jika itu diamati pada manusia. AI sedang diterapkan di bidang bisnis dalam bentuk system berbasis pengetahuan yang menggunakan pengetahuan manusia untuk memecahkan masalah. Jenis system berbasis pengetahuan yang paling sering digunakan adalah sistem pakar. Sistem pakar adalah program computer yang mencoba untuk mewakili pengetahuan manusi dalam bentuk heuristic. Sistem pakar berfungsi sebagai seorang pakar manusia, menasehati pemakai cara menelesaikan masalah,

Selain sistem pakar, AI juga mencangkup kerja dalam area berikut:

· Jaringan Saraf adalah model sisitem saraf manusia yang sangat disederhanakan dan menunjukan kemamapuan seperti belajar, generalisasi, dan abstraksi, Kemampuan ini memungkunkan model untuk memepelajari perilaku manusia.

· Sistem persepsi adalah mebggunakan citra visual dan sinyal suara untuk menginstruksikan komputer atay alat lain, seperti robot.

· Belajar meliputi kegiatan yang memungkinkan komputer atau alat lain untuk memeperoleh pengetahuan sebagai tambahan dari apa yang telah dimasukkan ke dalam memori oleh pembuatnya atau pemogramnya.

· Robotik terdiri dari alat yang dikendalikan komputer yang meniru aktivitas manusia.

· Perangkat keras AI mencangkup alat fisik yang membantu aplikasi AI.

· Pemprosesan bahasa ilmiah memungkinkan pemakai untuk berkomunikasi dengan komputer memeriksa ejaan dan tata bahasa.

Otomatisasi Kantor (Office Automatic)

OA mencangkup semua system elektronik formal dan informal yang berkaitan dengan komunikasi ka dan dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan. OA membuat pekerjaan kantor tidak perlu dilakukan dikantor, hal ini disebut dengan kantor maya, istilah ini berarti pekerjaan kantor dapat dilakukan di lokasi geografis manapun selama tempat kerja itu berhubungan dengan lokasi tetap perusahaan melalui sejenis komunikasi elektronik.

Keuntungan kantor maya:

· Pengurangan biaya fasilitas

· Pengurangan biaya peralatan

· Jaringan komunikasi formal

· Pengurang penghentian kerja

· Konstribusi social

Kerugian kantor maya :

· Rasa tidak memiliki antar karyawan

· Takut kehilangan pekerjaan

· Semangat kerja rendah karena tidak ada pengawasan langsung

· Ketegangan keluarga

Strategi kantor maya yang disarankan :

· Sediakan sumber daya komputer

· Sediakan akses ke sumber daya informasi

· Arrange for forwarding phone calls

· Gunakan konferensi komputer

· Jadwalkan pertemuan rutin

· Lakukan rutinitas kerja

Aplikasi OA :

- Pemilihan kata

- Surat elektronik

- Voice mail

- Kalender elektronik

- Konferensi audio

- Konferensi video

- Konferensi Komputer

- Transmisi faksimil atau fax

- Videotex

- Pencitraan

- Desktop publishing

Peran Kantor maya dan OA dalam pemecahan masalah

Aplikasi otomatisasi kantor membuat informasi tersedia bagi pemecah masalah dalam bentuk salinan kertas, tampilan layar, audio,. Informasi ini dapat menghubungkan manajer dengan orang lain yang berlokasi dimanapun, pada tingkat hierarki organisasi yang lebih tinggi, pada tingkat yang lebih rendah, maupun sejajar. Orang lain tersebut dapat berada di kantor maya atau tetap.

Daftar Pustaka

Raymond McLeod, Jr, Sistem Informasi Manajemen. Edisi Kedelapan, Indeks,2004


 

Be The Best Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009