Universitas Gunadarma

Universitas Gunadarma

Selasa, 04 Mei 2010

Ada Hiu yang Bisa Jalan Lho.


icha rastika
Inilah Hiu berjalan atau "Hemiscyllium galei", salah satu spesies baru yang ditemukan dalam penelitian di perairan Raja Ampat, Papua Barat. Penemuan spesies baru itu diperkenalkan di LIPI, Jakarta, Senin (19/4/2010).

- Tahukan Anda, Indonesia memiliki spesies ikan hiu yang biasa berjalan di dasar lautan? Hiu yang bernama latin Hemiscyllium galei dan Hemiscyllium henryi tersebut dijuluki walking shark (hiu berjalan) yang ditemukan di perairan Raja Ampat, Kawasan Kepala Burung Papua Barat.

"Uniknya, dia berjalan di dasar laut dengan siripnya, nggak berenang," kata Fahmi, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang lama meneliti jenis hiu dan pari, di Pusat Penelitian Oceanografi LIPI, Jakarta, Senin (19/4/2010).

Ukuran tubuh walking shark sedikit lebih kecil dari ukuran tubuh hiu pada umumnya. Warna tubuhnya pun menarik dengan tutul-tutul kecoklatan seperti tokek atau gecko. Corak pada tubuh jenis walking shark, menurut Fahmi, akan berubah seiring pertambahan usia.

"Warna pasti berubah, tapi pola dasarnya sama," ujarnya. Pola dasar warna tubuh tersebutlah yang kemudian membedakan spesises Hemiscyllium galei dengan Hemiscyllium henryi. Selain itu, ukuran tubuh Hemiscyllium galei juga tampak lebih besar dibanding Hemiscyllium henryi.

Karena walking shark berjalan di dasar lautan, Fahmi menyampaikan, maka mereka hanya memakan hewan-hewan kecil dasar laut seperti kerang.

Bentuk gigi mereka juga berbeda dengan gigi hiu pemakan ikan pada umumnya. "Gigi mereka nggak runcing, tampak seperti gigi lele, untuk memecah cangkang," ujar Fahmi.

Kedua jenis hiu berjalan tersebut termasuk dalam 11 spesies biota laut baru yang ditemukan di perairan Raja Ampat, dan diperkenalkan LIPI hari ini. Mengenai kemungkinan ditemukannya kedua spesies tersebut di perairan lain, Fahmi menjawab, "Kecil ya, karena dia berjalan, jadi penyebarannya nggak jauh, cenderung endemik. Paling yang banyak satu familinya, tapi beda marga. Adanya kebanyakan di Indonesia timur," tuturnya.

Untuk diketahui, peneliti biota laut Conservation International bekerjasama dengan LIPI menemukan 11 biota laut baru. Kesebelas biota laut tersebut diberi nama sesuai dengan keinginan pemenang lelang "Blue Auction" di Monaco. Hasil lelang akan digunakan untuk mendidik calon taksonom Indonesia yang masih minim jumlahnya.

Sumber: http://sains.kompas.com/read/2010/04/19/18223746/Ada.Hiu.yang.Bisa.Jalan.Lho..

Ancaman dari Antariksa





— Meteor yang sampai ke Bumi dalam ukuran cukup besar merupakan kejadian langka, tetapi kemungkinan meteorit mengenai permukiman akan meningkat seiring memadatnya penduduk. Ancaman lain dari antariksa muncul dengan bertambahnya jumlah sampah antariksa berupa rongsokan satelit.

Meteorit yang menimpa rumah seperti yang terjadi pada Kamis (29/4/2010) di permukiman padat di Kelurahan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, menurut catatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia.

Selama ini, meteorit—batu meteor yang sampai ke permukaan Bumi—jatuh di wilayah tak berpenghuni. Tujuh tahun terakhir, Lapan mencatat ada beberapa kejadian meteorit di wilayah Indonesia, antara lain berlokasi di pinggir hutan dekat Pontianak, Kalimantan Barat (2003); di sebuah lahan terbuka di Tegal; dan daerah persawahan di Gianyar, Bali (2008).

Yang terakhir adalah meteor yang jatuh di Bone, Sulawesi Selatan, Oktober 2009. Meteor berdiameter sekitar 10 meter yang jatuh di perairan dekat Teluk Bone ini menimbulkan ledakan yang besar di udara, dan dilihat oleh banyak saksi mata.

Sejak tahun 1908, wilayah daratan Indonesia diketahui pernah kejatuhan 17 meteor berukuran relatif besar. Kejadian paling awal adalah meteor seberat 1,63 kilogram yang ditemukan di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, 27 November 1908. Meteor yang terberat ditemukan di Jumapolo, Jawa Timur, 13 Maret 1984, seberat 32,49 kg.

Kejatuhan benda langit


Setiap bulan sesungguhnya permukaan Bumi ini terkena jatuhan meteorit. Namun, banyak yang tidak diketahui manusia karena meteorit jatuh di laut, hutan, rawa, dan daerah terbuka lainnya. Meteorit yang jatuh di wilayah Indonesia bisa terjadi 2 hingga 3 tahun sekali. Peluang jatuh di darat pun kecil karena sebagian besar wilayahnya berupa lautan.

Ukuran meteorit yang sampai ke permukaan Bumi pun sangat kecil, berupa serpihan dan pasir. Benda antariksa itu masuk ke atmosfer dengan kecepatan sekitar 100.000 kilometer per jam. Ia biasanya akan terkikis oleh massa udara yang relatif padat di atmosfer Bumi. Akibatnya, meteorit akan mulai terbakar dengan suhu ratusan derajat celsius menyerupai bola api pada ketinggian 100 km dari permukaan Bumi.

”Oleh karena itu, begitu sampai di Bumi, meteorit telah hancur berkeping-keping berupa serpihan,” ujar Thomas Djamaluddin, pakar astronomi dan astrofisika dari Lapan.

Karena panas yang sangat tinggi, bagian luar meteorit akan meleleh hingga menyisakan material yang menghitam di permukaan Bumi.

Meteorit umumnya mengandung nikel dan logam lain. Adapun yang berupa batuan terdiri dari karbon dan silikat. ”Material dari langit itu tidak mengandung zat beradiasi atau radioaktif,” kata Thomas.

Meteor


Meteor merupakan sisa asteroid atau bintang yang telah hancur atau sisa-sisa dari pembentukan tata surya antarplanet. Saat Bumi yang berada dalam tata surya Matahari berpapasan dengan obyek antariksa itu, meteor akan tertarik oleh gravitasi Bumi hingga masuk ke atmosfer.

Hingga kini, belum ada sistem pemantau yang mampu mendeteksi meteor yang berukuran kurang dari 10 meter, apalagi meteor yang gerakannya sangat sporadis dan acak.

Berbeda dengan jatuhnya sampah antariksa, hujan meteor bisa diprediksi setiap bulannya. Hujan meteor berupa butiran seukuran pasir berasal dari gugusan debu sisa komet.

Selain hujan meteor Lyrid bulan lalu, penduduk Bumi akan melihat hujan meteor awal Mei ini dan di antaranya meteor Leonid pada November mendatang. Tahun ini total akan ada 11 kali hujan meteor utama.

Debu antariksa


Di sekeliling Bumi ini bertebaran batuan antariksa dengan berbagai ukuran dari yang berukuran pasir hingga relatif lebih besar. Jumlahnya mencapai lebih dari 25.000 ton.

Material ini belum termasuk sampah antariksa akibat aktivitas manusia sendiri. Sampah itu berupa rongsokan satelit yang tidak aktif lagi. Menurut data Lapan, jumlah sampah antariksa lebih dari 15.000 buah.

Khusus untuk sampah satelit ini, pihak Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah mengeluarkan katalog untuk setiap satelit bekas yang berada di sekeliling Bumi. Katalog itu juga memuat pemilik satelit itu dan potensi bahaya saat masuk ke atmosfer. Sayangnya, katalog itu hanya berisi daftar sampah yang berukuran di atas 10 meter.

Jatuhnya sampah antariksa merupakan ancaman lain bagi Indonesia. Peluang jatuhnya serpihan satelit—yang beredar di sekitar khatulistiwa—tergolong besar karena Indonesia membentang hingga seperdelapan wilayah khatulistiwa. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Sri Kaloka.

Sama seperti meteor, meski sampah antariksa berupa kepingan, benda itu akan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi saat jatuh ke permukaan Bumi dan bisa mengenai kawasan permukiman atau obyek penting lain.

Untuk mengantisipasi hal itu, Lapan mengamati obyek itu dan melakukan tindakan pengamanan sebelum kejadian, misalnya dengan menutup jalan tol dan membebaskan kawasan yang akan terkena obyek tersebut.

Pada masa mendatang, peluang jatuhnya sampah antariksa di muka Bumi akan kian membesar. Hingga 27 Januari tahun lalu, jumlah serpihan ada 7.789 (berukuran di atas 10 cm), satelit berfungsi dan tidak berfungsi berjumlah 3.338, serta badan roket sebanyak 1.820. Total, ada 12.947 buah.

Sumber : http://sains.kompas.com/read/2010/05/03/08335127/Ancaman.dari.Antariksa

Senin, 03 Mei 2010

Asteroid Berbahaya Lewati Bumi dan akan Kembali




NEW YORK--MI: Sebuah asteroid yang termasuk di dalam daftar batu angkasa berpotensi membahayakan Bumi ditangkap kamera melalui planet kita pada bulan ini. Ternyata, ukurannya lebih besar daripada yang diperkirakan para astronom.

Asteroid itu melewati Bumi pada 19 April dan datang dalam 1,5 juta mil (2,4 juta km) dari Bumi. Ini kira-kira enam kali jarak antara Bumi dan bulan.

Para astronom menggunakan sistem radar planet pada teleskop radio Arecibo terkenal di Arecibo, Puerto Rico, untuk memoto asteroid, bernama 2005 YU55, selama empat hari yang dimulai pada 19 April. Foto itu memperlihatkan asteroid tampak sebagiannya menyala saat terbang melalui sistem surya.

"Pada saat itu, kami telah mengklasifikasikan 2005 YU55 sebagai ancaman potensial," kata Steve Chesley, seorang ilmuwan dengan Near-Earth Object Program Office NASA di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.

Chesley mengatakan pengamatan Arecibo terbaru itu memungkinkan para astronom untuk tidak memperkirakan 2005 YU55 memukul Bumi sampai 100 tahun ke depan. Tambahan pengamatan yang lebih baik akan membantu memperbaiki perkiraan tersebut.

Pengamatan Arecibo mengungkapkan beberapa rincian baru yang tak terduga tentang batu angkasa yang dekat itu. Para astronom menemukan bahwa asteroid tersebut berukuran sekitar 1.300 kaki (400 meter) dan dua kali lebih besar dari dugaan sebelumnya.

Asteroid 2005 YU55 pertama kali ditemukan oleh astronom Robert McMillan, tim deteksi Spacewatch, pada 28 Desember 2005. Dan ini bukan satu-satunya kesempatan para astronom untuk mempelajari 2005 YU55.

Pada 8 November 2011, asteroid tersebut akan menyelesaikan perjalanan mengelilingi matahari dan mampir ke Bumi lagi dengan memasuki orbit bulan. Asteroid ini seharusnya terbang pada jarak 191.120 mil (307.577 km), sekitar delapan per sepuluh jarak antara Bumi dan Bulan. Jarak dari bumi ke bulan adalah rata-rata sekitar 238.900 mil (384.472 km).

Asteroid tersebut tidak menimbulkan risiko yang berdampak pada Bumi saat kembali tahun depan. Tapi, para astronom akan terus mengawasinya. (Space/OL-04)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/02/139918/45/7/Asteroid-Berbahaya-Lewati-Bumi-dan-akan-Kembali

Sampah Antariksa makin Banyak


Sampah Antariksa makin Banyak


NEW YORK--MI: Ruang angkasa, yang kelihatan luas, sebenarnya cukup penuh dengan sampah. Celakanya, ini semakin parah.

Dalam minggu ini, komunikasi satelit Galaxy 15 kehilangan kendali dan bergabung dengan barisan puing sampah antariksa yang berkerumun di sekitar Bumi. Sekitar 500.000 lembaran sampah antariksa dengan panjang yang terkecil sekitar 0,5 inci (1,27 cm) terdeteksi oleh Space Surveillance Network Departemen Pertahanan AS.

Di antara itu, sekitar 21.000 objek berdiameter lebih besar dari 4 inci (10,1 cm). Ini seperti roket dan satelit yang rusak layaknya Galaxy 15.

Space junk atau sampah antariksa, bahkan potongan-potongan kecil, berbahaya karena objek yang mengorbit di sekitar perjalanan Bumi pada kecepatan sekitar 17.500 mph (28.200 kph). Pada kecepatan tersebut, setiap tumbukan antara dua benda akan menyebabkan kerusakan serius.

Seperti tabrakan yang terjadi tahun lalu, ketika bangkai pesawat angkasa Rusia Cosmos 2251 menabrak satelit komunikasi Iridium di atas Siberia pada ketinggian 490 mil (790 km). Tabrakan ini menyebabkan keduanya terpecah menjadi potongan-potongan kecil yang banyak.

Ada satu lagi peristiwa besar terjadi pada 2007, ketika China sengaja menghancurkan sebuah satelit cuaca sekitar 528 mil (850 kilometer) di atas Bumi. Ini menciptakan awan bangkai kapal yang besar di orbit.

"Kedua peristiwa tersebut telah meningkatkan jumlah objek dalam orbit rendah Bumi yang kami lacak jumlahnya lebih dari 60 persen," kata Nicholas Johnson, Kepala Ilmuwan untuk Orbital Debris di Johnson Space Center NASA di Houston. "Bila dibandingkan dengan yang telah terakumulasi selama 50 tahun terakhir, maka ini adalah peningkatan yang dramatis yang belum pernah terjadi sebelumnya." (Space/OL-04)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/04/140414/45/7/Sampah-Antariksa-makin-Banyak

Pasir Putih Pantai Liang Menunggu Wistawan



Ambon, Warta Kota

Pantai Hunimua, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), biasa disebut Pantai Liang, menempati peringkat pertama sebagai terindah di Indonesia berdasarkan hasil penelitian Badan PBB yang mengurusi pembangunan global, (UNDP) tahun 1990.

"Keindahan Pantai Hunimua mengalahkan Bunaken yang berada pada peringkat ketiga atau pantai-pantai lainnya di Indonesia," kata Wakil Gubernur (Wagub), Said Assagaff, di sela acara Pagelaran Seni dan Budaya antara dua negeri bersaudara Liang dan Waai di pantai tersebut, Sabtu (1/5).

Menurut Wagub, Pantai Hunimua atau Pantai Liang menempati urutan tertinggi karena memiliki panorama bawah laut yang sangat memikat. "Bagi anda yang gemar diving (menyelam) bisa menikmati keindahan bawah laut (terutama pada lokasi) 50 meter dari tepi pantai," katanya.

Dia mengimbau masyarakat setempat mendukug upaya pembangunan obyek wisata tersebut, agar tidak tertinggal jauh dibandingkan Pantai Bunaken.

Dulu, menurut Wagub, niat Jepang mengembangkan wilayah itu terkendala konflik internal antarmasyarakat Liang, menyebabkan pengusaha negeri sakura itu akhirnya berinvestasi di Bunaken.

"Masyarakat kita di sini tidak siap. Mereka saling klaim soal tanah sehingga menyebabkan Jepang mengalihkan investasinya ke Bunaken yang masyaratnya lebih siap," kata Wagub.

Wagub lalu mengajak masyarakat di dua negeri adat itu, khususnya Liang, bersatu membangun negeri terutama untuk menyambut kegiatan pelayaran bertaraf internasional Sail Banda 2010, yang akan berlangsung pada Juli-Agustus 2010.

"Pantai ini juga disertakan sebagai daerah tujuan wisata Sail Banda. Itu sebabnya kita harus bersatu membangun daerah ini. Saya yakin, suatu ketika kawasan ini akan berkembang pesat," katanya.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Maluku sedang menggalakkan pertumbuhan pembangunan di berbagai sektor yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat, serta membangun perdamaian sejati di daerah bekas konflik ini.

"Tentu saja itu harus didukung semua komponen masyarakat. Di beberapa kesempatan sering saya sampaikan, kalau ada pihak-pihak yang ingin menghalangi niat kami membangun negeri ini, ’ditabrak’ saja," kata Assagaff. (Antara/ink)

Sumber : http://wartakota.co.id/detil/berita/24544/Pasir-Putih-Pantai-Liang-Menunggu-Wistawan

China Padamkan Permainan Game Online


China Padamkan Permainan Game Online


MENTERI kebudayaan China, Rabu kemarin, mengeluarkan perintah untuk mematikan jaringan internet bagi para pemain game online, layanan mengunduh musik, maupun layanan lain berbasis website di seluruh China.

Pemutusan sementara jaringan internet ini diserukan sebagai upaya untuk menghormati dan turut merasakan duka akibat gempa di negeri Tirai Bambu itu yang telah merengut ribuan jiwa.

Perintah untuk ikut berduka ini dipenuhi perusahaan penyedia jasa layanan internet maupun game online di China. Namun mereka mengatakan perintah untuk memadamkan jaringan selama satu hari ini membuktikan bagaimana pihak berwenang di China secara tidak terduga sering mengeluarkan kebijakan yang mempengaruhi operasional perusahaan di China.

Permain popular seperti World of Warcraft, layanan mengunduh musik yang disajikan Google di China, termasuk situs rivalnya, Baidu.com, maupun game lewat jejaring sosial seperti Facebook, tidak bisa dimainkan di China selama satu hari.

Perusahaan game online Shanda Online, Tencent dan NetEase, serta operator permainan World of Warcraft telah memposting pemberitahuan bahwa permainan mereka tidak bisa dimainkan di China. Bahkan, Google.com dan Baidu.com memasang pesan tentang gempa yang melanda China.

Penghentian kegiatan hiburan bagi publik di China ini juga dilayangkan ke pengusaha-pengusaha
bioskop, tempat bermain kartu, serta tempat hiburan lainnya.(*/OL-02)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/22/137556/47/7/China-Padamkan-Permainan-Game-Online

Internet Sehat untuk Anak dan Karyawan


Internet Sehat untuk Anak dan Karyawan

MI/ Usman Iskandar

BAGI para orang tua, teknologi internet tentu kini menjadi momok yang menakutkan, terlebih dengan semakin maraknya berbagai konten yang berbahaya bagi anak seperti yang berbau pornografi, kekerasan, bahkan dapat berujung pada tindak kejahatan.

Masih ingat dengan kasus penculikan anak remaja di Facebook? Di satu sisi, Anda tentu tak ingin hal itu terjadi pada anak Anda. Tapi di sisi lain, Anda juga tak ingin anak Anda gagap teknologi dan ketinggalan informasi. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi anak-anak agar tidak menjadi korban kejahatan di internet tanpa melarang mereka menikmati pengalaman berinternet secara optimal.

"Anda tentu ingin meninggalkan anak-anak Anda di rumah dengan perasan aman bahwa mereka akan terhindar dari situs yang berbau kekerasan ataupun pornografi saat berinternet," kata Sugiharto Darmakususma, Chief Commercial Officer CBN. Untuk itu, Anda dapat menggunakan beragam fitur proteksi seperti fasilitas antispyware dan antivirus.

Salah satunya dengan menggunakan layanan terbaru dari CBN, CBN iControl, yang baru diluncurkan di Senayan City, Jakarta, kemarin. Layanan hasil kerja sama dengan vendor sistem keamanan ternama Zscaler ini adalah layanan web security berbasis cloud computing.

Layanan itu merupakan solusi mudah dan terjangkau serta memberikan rasa aman bagu pengguna saat berinternet tanpa memerlukan perangkat keras atau lunak lainnya. Pengguna, baik personal maupun korporasi, akan terlindungi dari berbagai terpaan negatif di internet seperti konten web berbahaya atau niat jahat seseorang yang ingin mencuri identitas pengguna internet, IP address, username, password, hingga kartu kredit ketika tengah mengakses suatu situs atau melakukan transaksi elektronik.

Untuk itu, layanan ini tentu juga akan berguna bagi korporat yang ingin mengendalikan penggunaan internet untuk karyawan mereka. Dengan layanan ini, pihak administrasi TI suatu perusahaan juga dapat menentukan kebijakan dalam penggunaan internet oleh karyawan, terutama dalam mengakses situs jejaring sosial secara berlebihan ataupun situs yang mengandung konten pornografi.

Managing Director Zscaler Asia Pasifik Joy Gosh mengutarakan, "Guna mengimbangi berkembangnya berbagai konten di internet, sistem keamanan terhadap hal itu tentu juga harus ditingkatkan."
Internet sebenarnya merupakan sarana yang baik untuk menambah wawasan dan menggali informasi lebih dalam. Tapi, dengan meningkatnya tingkat kejahatan di internet, kita tentu juga harus bersikap bijak dan meningkatkan kewaspadaan dalam menggunakannya. (Pri/OL-04)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/16/136266/44/7/Internet-Sehat-untuk-Anak-dan-Karyawan
 

Be The Best Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009